Berita

Kapal yang dibajak/BBC

Dunia

Bajak Kapal Tanker, Tiga Remaja Terancam 30 Tahun Penjara

SABTU, 30 MARET 2019 | 21:09 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Sebanyak tiga orang migran remaja didakwa di Malta setelah membajak sebuah kapal tanker minyak. Di bawah hukum Malta, membajak dianggap sebagai kegiatan teroris.
 
Ketiga remaja itu berasal dari Guinea dan Pantai Gading. Mereka berusia 19, 16 serta 15 tahun. Ketiganya menyangkal tuduhan itu.
 
Namun, jika terbukti bersalah, mereka akan menghadapi hukuman 30 tahun penjara.
 

 
Kapal tanker yang dibajak itu adalah Elhiblu 1. Kapal mengangkut memiliki lebih dari 100 migran di dalamnya.
 
Para migran berada di dalam kapal tanker itu setelah diselamatkan.
 
Namun pembajakan terjadi setelah para migran diberitahu bahwa mereka akan dikembalikan ke Libya.
 
Dikabarkan BBC, mereka diduga telah mengatakan kepada kapten kapal untuk menuju ke utara menuju Eropa.
 
Sebuah kapal patroli kemudian menghentikan kapal tanker itu agar tidak memasuki perairan teritorial Malta dan tim operasi khusus dikirim untuk naik dan mengamankan kapal. Ketika itulah Angkatan Bersenjata Malta (AFM) menemukan bahwa kapal tengah dibajak.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya