Berita

Kanada/Net

Dunia

Quebec Bersiap Larang Penggunaan Simbol Agama Selama Jam Kerja

JUMAT, 29 MARET 2019 | 21:43 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pemerintah daerah Quebec Kanada memperkenalkan rancangan aturan yang akan melarang karyawan sektor publik untuk memakai simbol agama selama jam kerja.
 
Kebijakan ini dengan segera memicu kontroversi. Sejumlah kritikus menilai bahwa kebijakan menargetkan wanita Muslim yang mengenakan jilbab atau penutup kepala lainnya.
 
Namun, bukan hanya simbol Islam, aturan ini juga berlaku bagi agama apapun. Sehingga termasuk dalam aturan itu adalah larangan menggunakan salib.
 

 
Usulan itu yang diperkenalkan pada hari Kamis (28/3), membuat pemerintah koalisi yang berhaluan kanan provinsi Avenir Quebec (CAQ) berbenturan dengan Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau yang mempromosikan kebebasan beragama.
 
"Tidak terpikirkan oleh saya bahwa dalam masyarakat bebas kita akan melegitimasi diskriminasi terhadap warga berdasarkan agama mereka," kata Trudeau.
 
Rancangan aturan itu akan mencakup pekerja publik di posisi otoritas, termasuk guru, hakim dan petugas polisi.
 
RUU itu menegaskan bahwa sekularitas harus ditegaskan dengan cara yang menjamin keseimbangan antara hak kolektif negara Quebec dan hak asasi manusia dan kebebasan.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya