Berita

Boeing 737 Max/Net

Global

China Stop Terima Aplikasi Sertifikasi Kelayakan Boeing 737 Max 8

SELASA, 26 MARET 2019 | 21:22 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Regulator penerbangan sipil China berhenti menerima aplikasi untuk sertifikasi kelaikan pesawat Boeing 737 Max 8 sejak 21 Maret lalu.
 
Begitu kabar yang dimuat Reuters (Selasa, 26/3) dengan merujuk pada informasi dari seorang pejabat di departemen berita regulator.
 
Sebelumnya, majalah keuangan Caijing melaporkan bahwa Administrasi Penerbangan Sipil Tiongkok (CAAC) telah menangguhkan sertifikasi untuk pesawat Boeing 737 MAX 8, mengutip dokumen internal yang dikeluarkan pada 21 Maret.
 

 
"Mengingat pesawat menghadapi ketidakpastian kelaikan udara, setelah mempelajari, diputuskan bahwa (regulator) akan segera berhenti mengeluarkan sertifikasi kelaikan udara Boeing 737 Max 8," kata CAAC seperti dikutip oleh Caijing.
 
Regulator juga mengatakan mereka hanya akan melanjutkan peninjauan aplikasi ketika ditentukan bahwa pesawat itu layak terbang dan telah mengirim staf untuk mengambil bagian dalam penyelidikan dan untuk meninjau perubahan desain.
 
China sendiri adalah negara yang pertama kali melarang terbang pesawat Boeing 737 MAX 8 awal bulan ini setelah kecelakaan mematikan Ethiopian Airlines. Langkah itu mendorong serangkaian tindakan pengaturan oleh pemerintah lain di seluruh dunia.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

Fokusmaker Sentil Azis Narang: Jangan Jual SOKSI untuk Kepentingan Politik Pribadi

Sabtu, 07 November 2026 | 18:26

Airlangga Akui Kasus Penyadapan pada Presiden Ganggu Sentimen Investor

Sabtu, 07 November 2026 | 18:17

Bantah Terlibat Penyadapan Ilegal, Bahlil: Ini Ulah Abuleke

Sabtu, 07 November 2026 | 17:48

ARBI Bakal Gelar Aksi Akbar di Al-Azhar, Ini Lima Tuntutannya

Sabtu, 07 November 2026 | 17:40

HUT ke-73 KPU Dirayakan Sederhana, Refleksi Integritas Bareng Para Mantan

Sabtu, 07 November 2026 | 16:45

Ketum Peradi Profesional: Advokat Bukan Pelengkap Peradilan

Sabtu, 07 November 2026 | 16:08

Menimbang Perpres 107/2026 dan Dampaknya pada Kelancaran Pengadaan Energi

Sabtu, 07 November 2026 | 15:48

Tekanan Jual Mereda, Harga Bitcoin Menguat ke 75.928 Dolar AS

Sabtu, 07 November 2026 | 15:40

Film Rencana Besar untuk Mati dengan Tenang Tayang Jelang Imlek

Sabtu, 07 November 2026 | 15:18

Pangdam XXII/Tambun Bungai Pimpin Pemulangan Jenazah Sertu Anumerta Heri Prasetyo ke Kediri

Sabtu, 07 November 2026 | 15:14

Selengkapnya