Berita

ISIS/Net

Global

Palang Merah: 20 Ribu Warga Irak Di Suriah Segera Dipulangkan

SELASA, 12 MARET 2019 | 05:57 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Sekitar 20 ribu warga Irak di Suriah diperkirakan akan dikirim pulang dalam beberapa minggu ke depan di bawah kesepakatan dengan Baghdad.
 
Hal itu dipastikan oleh Direktur Regional Palang Merah Internasional untuk Timur Tengah, Fabrizio Carboni (Senin, 11/3).
 
Diketahui bahwa ribuan warga Irak, banyak dari mereka merupakan para istri dan anak pejuang ISIS telah keluar dari wilayah kantong yang dikepung di Baghouz selama beberapa minggu terakhir.
 

 
Sebagian besar pergi ke al-Hol di timur laut Suriah di mana sekitar 65.000 orang saat ini tinggal.
 
Banyak dari mereka adalah orang Irak yang melarikan diri setelah ISIS kehilangan wilayah di negara tetangga. Mereka melarikan diri karena takut akan pembalasan dari milisi ISIS.
 
"Di antara orang-orang yang mencapai kamp al-Hol, Anda memiliki sejumlah besar orang yang berasal dari Irak. Angka-angka itu tidak resmi tetapi mungkin kita berbicara tentang 20.000 orang, termasuk wanita dan anak-anak," kata Carboni.
 
"Pemerintah Irak telah menyatakan keinginannya untuk membawa orang-orang itu kembali, tetapi ini jelas merupakan situasi yang menantang. Orang-orang itu dianggap sebagai ancaman keamanan, jadi itu artinya mereka harus melalui proses penyaringan," tambahnya seperti dimuat Reuters.
 
Meski begitu, Carboni mengatakan, belum ada tanggal pasti pemulangan mereka.
 
"Tapi menurut pemahaman kami, itu adalah masalah hitungan minggu atau bulan," tegasnya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

Fokusmaker Sentil Azis Narang: Jangan Jual SOKSI untuk Kepentingan Politik Pribadi

Sabtu, 07 November 2026 | 18:26

Airlangga Akui Kasus Penyadapan pada Presiden Ganggu Sentimen Investor

Sabtu, 07 November 2026 | 18:17

Bantah Terlibat Penyadapan Ilegal, Bahlil: Ini Ulah Abuleke

Sabtu, 07 November 2026 | 17:48

ARBI Bakal Gelar Aksi Akbar di Al-Azhar, Ini Lima Tuntutannya

Sabtu, 07 November 2026 | 17:40

HUT ke-73 KPU Dirayakan Sederhana, Refleksi Integritas Bareng Para Mantan

Sabtu, 07 November 2026 | 16:45

Ketum Peradi Profesional: Advokat Bukan Pelengkap Peradilan

Sabtu, 07 November 2026 | 16:08

Menimbang Perpres 107/2026 dan Dampaknya pada Kelancaran Pengadaan Energi

Sabtu, 07 November 2026 | 15:48

Tekanan Jual Mereda, Harga Bitcoin Menguat ke 75.928 Dolar AS

Sabtu, 07 November 2026 | 15:40

Film Rencana Besar untuk Mati dengan Tenang Tayang Jelang Imlek

Sabtu, 07 November 2026 | 15:18

Pangdam XXII/Tambun Bungai Pimpin Pemulangan Jenazah Sertu Anumerta Heri Prasetyo ke Kediri

Sabtu, 07 November 2026 | 15:14

Selengkapnya