Berita

Kriener/BBC

Dunia

Campuri Urusan Dalam Negeri, Venezuela Usir Dubes Jerman

KAMIS, 07 MARET 2019 | 15:13 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pemerintah Venezuela meminta dutabesar Jerman, Daniel Kriener untuk angkat kaki dari negara tersebut karena dinilai mencampuri urusan dalam negeri.
 
Venezuela menetapkan status persona non grata kepada Kriener dan memberikannya waktu 48 jam, terhitung sejak Rabu (6/3) untuk pergi.
 
Dikabarkan BBC, Kriener merupakan salah satu diplomat asing yang membantu pemimpin oposisi Juan Guaido kembali ke Venezuela awal pekan ini.
 

 
Jerman juga merupakan salah satu negara yang mengakui Guaido sebagai presiden sementara Venezuela.
 
Maduro sendiri menuduh Guaido mencoba untuk melancarkan kudeta terhadapnya dengan bantuan Amerika Serikat.
 
Sementara itu, Guaido sendiri berhasil pulang dengan selamat. Dia tiba di bandara Simpn Bolivar di Caracas awal pekan ini dan diizinkan masuk imigrasi. Kedatangannya bahkan disambut oleh sekelompok diplomat, termasuk Kriener, yang mengantarnya keluar dari bandara.
 
Selain Kriener, diplomat dari Argentina, Brasil, Kanada, Chili, Ekuador, Prancis, Belanda, Portugal, Rumania, Spanyol, dan Amerika Serikat juga berada di bandara untuk menyambut Guaido. Tetapi sejauh ini hanya Kriener yang diusir.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya