Berita

F16/Net

Dunia

AS Curiga Pakistan Gunakan F-16 Untuk Tembak Jet Tempur India

MINGGU, 03 MARET 2019 | 23:34 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Amerika Serikat mencari tahu apakah Pakistan menggunakan jet F-16 buatan Amerika Serikat untuk menembak jatuh jet tempur India pekan lalu atau tidak.
 
Hal itu penting diketahui, karena bila F-16 digunakan dalam kasus itu, maka akan berpotensi melanggar perjanjian penjualan militer Washington yang membatasi bagaimana Pakistan dapat menggunakan pesawat.
 
Kedutaan Besar Amerika Serikat di Islamabad pada Minggu (3/2) memastikan pihaknya sedang menyelidiki laporan soal Pakistan menggunakan jet F-16 dalam kejadian tersebut.
 

 
"Kami mengetahui laporan ini dan mencari informasi lebih lanjut," kata jurubicara Kedutaan Besar Amerika Serikat di Islamabad seperti dimuat Reuters.
 
"Kami menanggapi semua dugaan penyalahgunaan artikel pertahanan dengan sangat serius," tambahnya.
 
Sementara itu Pakistan membantah menggunakan jet F-16 dalam pertempuran udara yang menumbangkan pesawat perang Mig-21 India di atas wilayah Kashmir pada hari Rabu pekan kemarin.
 
Namun pihak Pakistan belum merilis nama pesawat yang terlibat dalam penembakan itu.
 
Selain F-16, militer Pakistan diketahui juga memiliki jet tempur JF-17 yang dirancang China.
 
Pakistan diketahui memiliki sejarah panjang dalam membeli perangkat keras militer Amerika Serikat, terutama pada tahun-tahun setelah 2001 ketika Islamabad dipandang sebagai mitra utama dalam Perang Melawan Teror yang dipimpin Amerika Serikat.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya