Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Perang India-Pakistan Hanya Ciptakan Bunuh Diri Bersama

JUMAT, 01 MARET 2019 | 18:15 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pakistan saat ini tengah mencari rekonsiliasi dengan India dan menekankan bahwa perang antara kedua tetangga hanya akan menghasilkan kehancuran di kedua sisi.

Hal itu diungkapkan oleh Menteri Luar Negeri Pakistan Shah Mehmood Qureshi dalam wawancara dengan Christiane Amanpour dari CNN .

Qureshi ditanyai oleh Amanpour tentang meningkatnya ketegangan antara Pakistan dan India, menyusul operasi udara lintas-perbatasan yang diluncurkan oleh New Delhi yang bertujuan untuk memberantas sel teroris.


"Apakah ini jenis situasi yang, jika tidak menurun, bisa membuat Anda berdua di ambang batas? Bisakah Anda membayangkan perang habis-habisan antara India dan Pakistan?" tanya Amanpour.

"Saya harap tidak. Itu akan menjadi bunuh diri bersama. Pakistan tidak pernah ingin meningkat, Pakistan tidak pernah ingin berada dalam posisi bermusuhan," jawab Qureshi.

Dia mengatakan bahwa pemerintah baru Pakistan di bawah Perdana Menteri Imran Khan telah menawarkan kepada India langkah perdamaian lebih agresif.

"Jika Anda mengambil satu langkah menuju perdamaian, kami akan mengambil dua," tegasnya.

Sebagai "gerakan damai," Islamabad mengumumkan bahwa Pilot Angkatan Udara India yang menembak jatuh wilayah udara Pakistan dibebaskan hari ini (Jumat, 28/2). **

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya