Berita

Bruno Mars/Net

Dunia

Lagunya Dibatasi KPID Jabar, Ini Komentar Nyinyir Bruno Mars

KAMIS, 28 FEBRUARI 2019 | 09:49 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Penyanyi ternama asal Amerika Serikat memberikan komentar bernada nyinyir di akun Twitternya terkait keputusan Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Barat yang memasukkan salah satu karyanya ke dalam daftar lagu yang dibatasi penyiarannya karena dianggap berkonten dewasa.
 
"WTF! Saya disorot di Indonesia! Ada juga Ed Sheeran dengan lirik yang 'sakit' dan mesum, membuat kita semua terjepit! Terima kasih Ed, terima kasih banyak," tulis Bruno Mars menyindir keputusan KPID.
 

WTF! I was poppin in Indonesia! Then here comes @edsheeran with his sick, perverted lyrics, gettin us all pinched! Thanks Ed. Thanks a lot 🙄 https://t.co/boxHS890AE

— Bruno Mars (@BrunoMars) February 27, 2019
 "Indonesia, saya memberikan kalian banyak hit, 'Nothin On You', 'Just The Way You Are', dan 'Treasue'. Jangan samakan saya dengan (lagu) penyimpangan seksual," tambahnya.
 
 
Diketahui bahwa lagu Bruno Mars "That's What I Like" masuk di antara 17 lagu berbahasa Inggris yang dibatasi KPID Jawa Barat karena dianggap memuat konten seksual dan mengeksploitasi wanita. 
 
Keputusan itu diambil dalam rapat Pleno KPID Jabar pada 11 Februari 2019 dan disahkan menjadi surat edaran pada 18 Februari tahun ini. **

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya