Berita

Dunia

Aktivis AS Tolak Upaya Intervensi Ke Venezuela

SENIN, 25 FEBRUARI 2019 | 01:55 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pemerintahan Presiden Venezuela Nicolas Maduro telah melakukan jauh lebih banyak hal untuk rakyat Venezuela daripada pemerintah Amerika Serikat untuk rakyatnya sendiri.
 
Hal itu digemakan oleh aktivis anti-perang Sara Flounders dalam aksi menentang upaya intervensi Amerika Serikat ke Venezuela akhir pekan kemarin.
 
Para aktivis mengorganisir sekitar 150 demonstrasi di seluruh dunia pada hari Sabtu (23/2) untuk menunjukkan bahwa orang-orang biasa menentang segala bentuk campur tangan asing pada Venezuela.
 

 
Flounders mengatakan, demonstrasi terjadi di New York Amerika Serikat dengan mengangkat tema, "No War on Venezuela".
 
"Di Venezuela hari ini, ada lebih dari enam juta keluarga yang diberikan setiap minggu sekeranjang persediaan dasar. Itu jauh melebihi segala jenis program distribusi makanan di Amerika Serikat," kata Flounders seperti dimuat Russia Today.
 
Dia menambahkan bahwa di kalangan rata-rata pekerja tidak ada dukungan untuk perang lain atau perang apa pun.
 
Militerisme Amerika Serikat justru adalah penyebab terbesar kemiskinan, ketidaksetaraan, pencabutan hak di tanah air sendiri.
 
“Rakyat Venezuela dan Presiden Maduro menunjukkan kebulatan tekad dan perlawanan yang besar. Dan itulah yang menginspirasi orang untuk bertindak sendiri terlepas dari apa yang dikatakan pemerintah mereka," tegasnya. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya