Berita

Rusia/Net

Global

Rusia Larang Tentara Gunakan Gawai Saat Bekerja

KAMIS, 21 FEBRUARI 2019 | 11:12 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Parlemen Rusia memilih untuk melarang tentara menggunakan gawai atau smartphone saat bertugas. Larangan ini diberlakukan dalam bentuk RUU dengan alasan keamanan nasional.
 
RUU itu melarang personel militer menggunakan gawai dengan kemampuan mengambil gambar, merekam video, dan mengakses internet.
 
Bukan hanya itu, tentara juga tidak bisa menulis tentang militer atau berbicara dengan jurnalis.
 

 
BBC memuat, lebih dari 400 dari 450 anggota parlemen di majelis rendah parlemen Rusia, Duma, mendukung undang-undang tersebut awal pekan ini.
 
Sementara itu, telepon dengan fasilitas panggilan dan olah pesan dasar masih dapat digunakan, tetapi tablet dan laptop juga akan dikenakan larangan baru.
 
RUU itu sekarang harus dipertimbangkan oleh majelis tinggi parlemen, Dewan Federasi, sebelum ditandatangani menjadi hukum oleh Presiden Vladimir Putin. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya