Berita

Kongo/Net

Dunia

Taman Nasional Virunga Kembali Dibuka Pasca Kasus Penculikan

SABTU, 16 FEBRUARI 2019 | 20:49 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Taman Nasional Virunga yang terletak di Republik Demokratik Kongo telah dibuka kembali akhir pekan. Taman nasional itu sebelumnya ditutup dengan alasan keamanan setelah kasus penculikan berujung kematian sebuah kelompok wisatawan tahun lalu.
 
Virunga terletak di gunung berapi yang dikelilingi hutan di Afrika tengah dan merupakan rumah bagi lebih dari setengah populasi global gorila gunung.
 
Taman nasional itu ditutup setelah dua warga Inggris dan sopir Kongo mereka diculik Mei lalu oleh orang-orang bersenjata di bagian timur taman. Mereka dibebaskan tiga hari kemudian, tetapi seorang ranger tewas ketika mencoba mempertahankan mereka.
 

 
"Kami telah mengambil cukup waktu untuk memastikan peningkatan keamanan bagi pengunjung," kata direktur Virunga, Emmanuel Demerode kepada Reuters. Taman dibuka kembali untuk wisatawan pada 15 Februari.
 
Ini adalah taman nasional tertua di Afrika dan cagar hutan hujan tropis terbesar, seluas 7.800 km persegi.
 
Peperangan di Kongo timur antara tahun 1996 dan 2003 telah menewaskan jutaan orang, terutama karena kelaparan dan penyakit.
 
Sejak pariwisata diluncurkan kembali pada tahun 2014, Virunga telah menerima lebih dari 17.000 pengunjung.
 
Tetapi milisi bersenjata masih mengendalikan petak-petak besar wilayah di dalam dan di sekitarnya, dan lebih dari 175 penjaga hutan tewas melindungi taman itu.
 
"Kami terus berupaya menempatkan keamanan personel dan pengunjung kami sebagai inti dari operasi kami," kata Demerode. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya