Berita

Apple/Net

Dunia

Penjualan Iphone Di China Lesu, Huawei Makin Laris

SENIN, 11 FEBRUARI 2019 | 23:03 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Penjualan perangkat iPhone Apple Inc di China turun 20 persen pada kuartal keempat tahun 2018. Di waktu yang bersamaan, penjualan untuk smartphone yang dibuat oleh saingan yang tumbuh di dalam negeri, Huawei melonjak sebesar 23 persen.
 
Begitu data dari perusahaan riset industri IDC yang dirilis awal pekan ini (Senin, 11/2).
 
Laporan ini adalah yang pertama untuk menempatkan angka tegas pada skala penurunan baru-baru ini dalam penjualan Apple di China setelah Kepala Eksekutif Tim Cook menunjuk China sebagai faktor besar dalam pemotongan langka dalam perkiraan penjualan triwulanan perusahaan bulan lalu.
 

 
Apple tidak lagi menjelaskan angka terperinci tentang pengiriman iPhone dalam hasil triwulanannya, yang berarti bahwa survei dan pemeriksaan saluran oleh pihak lain seperti IDC sering kali merupakan indikator paling jelas dari pergeseran penjualan.
 
Angka-angka dalam laporan menunjukkan penurunan 19,9 persen dalam pengiriman smartphone Apple pada kuartal terakhir 2018, sementara Huawei tumbuh 23,3 persen.
 
Angka itu mengurangi pangsa pasar Apple menjadi 11,5 persen dari 12,9 persen tahun sebelumnya.
 
"Selain peningkatan kinerja reguler pada 2018 dan perubahan kecil pada eksterior, belum ada inovasi besar yang mendukung pengguna untuk terus mengubah ponsel mereka dengan harga yang sangat meningkat," kata laporan itu, seperti dimuat Channel News Asia.
 
"Lingkungan makro yang parah di China dan serangan terhadap produk-produk inovatif merek domestik juga menjadi alasan terus menurunnya penjualan Apple," bunyi laporan yang sama. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya