Berita

Uighur/Net

Dunia

Turki Kecam Perlakuan Pemerintah China Pada Warga Uighur

MINGGU, 10 FEBRUARI 2019 | 06:50 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pemerintah Turki mengecam perlakuan China terhadap orang-orang etnis Uighur di wilayah Xinjiang. Turki menyebut, perlakuan pemerintah China memalukan bagi umat manusia.
 
"Kebijakan asimilasi sistematis otoritas China terhadap warga Turki Uighur adalah hal yang memalukan bagi kemanusiaan," kata juru bicara kementerian luar negeri Turki Hami Aksoy dalam sebuah pernyataan (Sabtu, 9/2) seperti dimuat Channel News Asia.
 
Diketahui, wilayah barat laut Xinjiang di China, tempat sebagian besar warga Uighur tinggal, berada di bawah pengawasan ketat polisi dalam beberapa tahun terakhir.
 

 
Hampir satu juta warga Uighur dan minoritas penutur bahasa Turki lainnya di China dilaporkan telah ditahan di kamp-kamp pendidikan ulang, menurut panel ahli PBB.
 
Beijing mengatakan, pusat pendidikan kejuruan itu membantu orang menghindari terorisme dan memungkinkan mereka untuk diintegrasikan kembali ke dalam masyarakat.
 
Tetapi para kritikus mengatakan China berusaha untuk mengasimilasi populasi minoritas Xinjiang dan menekan praktik agama dan budaya yang bertentangan dengan ideologi Komunis dan budaya Han yang dominan.[mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya