Berita

Khashoggi/Net

Dunia

Trump Lewatkan Tenggat Waktu Senat Untuk Laporkan Kasus Kematian Jamal Khashoggi

SABTU, 09 FEBRUARI 2019 | 17:36 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menolak untuk memenuhi tenggat waktu hari Jumat (8/2) untuk melaporkan kepada Senat apakah Gedung Putih yakin Putra Mahkota Saudi Mohammed Bin Salman, juga dikenal sebagai MBS, memerintahkan pembunuhan wartawan Jamal Khashoggi atau tidak.
 
Seorang pejabat senior Amerika Serikat, seperti dimuat Al Jazeera mengatakan bahwa Trump mempertahankan kebijakannya untuk menolak bertindak atas permintaan komite kongres.
 
Khashoggi, yang merupakan kolumnis Washington Post yang dikenal karena tulisan kritisnya pada pemerintah Saudi, diketahui dibunuh pada 2 Oktober 2018, setelah memasuki konsulat Saudi di Istanbul. Hingga saat ini jasadnya belum ditemukan.
 

 
Awalnya, Arab Saudi, membantah terlibat dalam pembunuhan itu. Tetapi setelah serangkaian pernyataan yang bertentangan, kerajaan mengakui bahwa tim agen Saudi membunuh Khashoggi di dalam konsulat.
 
Laporan CIA menyimpulkan bahwa MBS memerintahkan pembunuhan itu. Namun temuan itu ditolak oleh putra mahkota.
 
Kelompok bipartisan Senator AS memicu ketentuan Global Magnitsky Act pada 10 Oktober 2018, yang mengharuskan presiden untuk menyelidiki dan menentukan apakah orang asing bertanggung jawab atas kematian Khashoggi dalam 120 hari. Gedung Putih punya waktu sampai Jumat kemarin untuk menyerahkan laporan mereka.
 
Namun, meskipun Gedung Putih telah menjatuhkan sanksi terhadap 17 orang Saudi atas keterlibatan mereka dalam pembunuhan tersebut, termasuk dua pembantu utama MBS, anggota Kongres menyerukan tindakan lebih besar untuk diambil terhadap kerajaan dan para pemimpinnya. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya