Berita

Dunia

Peretas Tak Dikenal Coba Serang Jaringan Komputer Parlemen Australia

JUMAT, 08 FEBRUARI 2019 | 12:16 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Parlemen Australia harus mengatur ulang semua kata sandi di jaringan komputernya pada hari Kamis (7/2), setelah peretas tak dikenal mencoba meretas ke dalam sistem.

Dalam sebuah pernyataan yang dirilis pada Jumat (8/2), pejabat ketua legislatif mengatakan bahwa sejumlah langkah telah diambil untuk melindungi jaringan tersebut setelah insiden keamanan di jaringan komputasi parlementer.

"Tidak ada bukti bahwa data apa pun telah diakses atau diambil pada saat ini, namun ini akan tetap diselidiki," kata pernyataan itu, seperti dimuat .


Para petugas mengatakan mereka belum memiliki bukti bahwa peretasan itu merupakan upaya untuk mempengaruhi atau mengganggu parlemen.

Pemimpin oposisi Partai Buruh Australia, Bill Shorten mengatakan, serangan terhadap parlemen harus menjadi peringatan.

"Apa yang terjadi hari ini adalah Parlemen adalah bagian dari gambaran yang lebih besar," kata Shorten.

"Internet luar biasa, tetapi ada orang-orang di luar sana di dunia maya yang ingin membuat orang Australia, dan bisnis Australia, dan keamanan Australia celaka," tambahnya.

Insiden itu saat ini tengah diselidiki mendalam. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya