Berita

Trump/Net

Dunia

Trump Sindir Demokrat Soal Tembok Perbatasan Dalam Pidato Kenegaraan

RABU, 06 FEBRUARI 2019 | 15:11 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengeluarkan peringatan tajam kepada Demokrat dalam pidato kenegaraan yang disampaikannya Selasa malam (5/2) waktu setempat.

Trump memperingatkan bahwa investigasi partisan yang konyol akan merusak kemajuan ekonomi.

"Jika akan ada perdamaian dan legislasi, tidak mungkin ada perang dan investigasi," kata Trump, seperti dimuat The Guardian.


Pernyataan itu adalah rujukan yang jelas untuk investigasi, yang dipimpin oleh penasihat khusus Robert Mueller, ke Rusia yang dituding ikut campur dalam pemilihan Amerika Serikat serta penyelidikan pengawasan yang dijanjikan Demokrat terhadap penyelidikan perilaku dan keuangan pribadi presiden.

Dalam kesempatan yang sama, Trump mengimbau kepada dua area pendukung basisnya dengan menegaskan kembali sumpahnya untuk membangun tembok di perbatasan Amerika Serikat bagian selatan dengan Meksiko, dan mendesak anggota parlemen untuk melarang aborsi jangka panjang.

Meski begitu, Trump menghindari referensi apapun tentang pernyataan yang pernah digaungkan sebelumnya terkait kemungkinan darurat nasional terkait pembangunan tembok perbatasan. Meski begitu, dia menuduh bahwa terkait tembok perbatasan, anggota parlemen munafik tentang keamanan perbatasan. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya