Berita

MINUSMA/Net

Dunia

Serangan Di Mali Utara, Delapan Penjaga Perdamaian PBB Meninggal Dunia

MINGGU, 20 JANUARI 2019 | 22:57 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Sebanyak delapan penjaga perdamaian PBB meninggal dunia dan beberapa lainnya cedera ketika memukul mundur serangan yang dilakukan oleh penyerang bersenjata di dekat sebuah desa di Mali utara pada hari Minggu (20/1).

Identitas penyerang tidak segera jelas. Namun pasukan penjaga perdamaian PBB dan pasukan Perancis ditempatkan di Mali utara untuk memerangi kelompok-kelompok jihadis bersenjata yang dipandang sebagai ancaman paling besar terhadap keamanan di seluruh wilayah Sahel Afrika.

Bentrokan itu terjadi di dekat Aguelhok. Misi penjaga perdamaian PBB di Mali (MINUSMA) mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa serangan dilakukan oleh sejumlah pria bersenjata di banyak kendaraan bersenjata.


Dikabarkan Reuters, kesepakatan damai 2015 yang ditandatangani oleh pemerintah Mali dan kelompok-kelompok separatis telah gagal mengakhiri kekerasan. Kelompok Islam juga melakukan serangan terhadap sasaran-sasaran penting di ibukota, Bamako, dan di negara tetangga, Burkina Faso dan Pantai Gading.

Pasukan Perancis melakukan intervensi di Mali pada 2013 untuk mengusir para pejuang yang telah membajak sebuah pemberontakan Tuareg setahun sebelumnya, dan sekitar 4.000 tentara Prancis tetap di sana. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya