Berita

PAsca ledakan di Bogota/BBC

Dunia

Serangan Bom Mobil Di Bogota, 20 Orang Meninggal Dunia

JUMAT, 18 JANUARI 2019 | 12:48 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Setidaknya 20 orang meninggal dunia dan puluhan lainnya luka-luka dalam serangan bom mobil yang terjadi di ibukota Kolombia, Bogota pada Kamis (17/1) waktu setempat.

Pengemudi mobil, yang juga meninggal dalam ledakan itu, diidentifikasi sebagai pria berusia 57 tahun bernama Jose Aldemar Rojas Rodriguez. Namun belum jelas apa motif di balik aksinya tersebut dan belum ada kelompok yang mengatakan bertanggungjawab di balik ledakan itu.

Dikabarkan BBC, pelaku mengemudikan Nissan Patrol abu-abu dan memasuki kompleks akademi kepolisian General Santander di mana upacara promosi untuk taruna tengah digelar.


Ketika mobil dihentikan oleh penjaga di sebuah pos pemeriksaan, pengemudi tetap melaju dan menabrak dinding sebelum akhirnya meledak. Ledakan itu menghancurkan jendela apartemen dan rumah di dekatnya.

Jaksa Agung Nestor Humberto Martinez mengatakan, mobil itu diketahui membawa 80 kg pentolite yang memiliki daya ledak yang kuat. Bahan ledak itu telah digunakan di masa lalu oleh kelompok gerilya pemberontak Kolombia.

Dia menambahkan bahwa tersangka tidak memiliki catatan kriminal dan tinggal di departemen utara Boyaca, di mana kelompok pemberontak Tentara Pembebasan Nasional (ELN) masih ada.

Tetapi koresponden mengatakan tidak ada indikasi awal bahwa ELN berada di belakang ledakan atau bahwa pengemudi memiliki tautan ke grup tersebut.

Presiden Kolombia Ivan Duque mengecam keras tindakan tersebut dan menyatakan bahwa itu adalah tindakan teroris gila. Dia menyatakan tiga hari berkabung nasional sebagai bentuk duka cita. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya