Berita

Trump/Net

Dunia

Shutdown Belum Usai, Ketua DPR AS Minta Trump Tunda Pidato Kenegaraan Tahunan

RABU, 16 JANUARI 2019 | 22:59 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Ketua DPR Amerika Serikat Nancy Pelosi meminta Presiden Donald Trump untuk menjadwal ulang pidato kenegaraan tahunan sampai pemerintah sepenuhnya dibuka kembali.

Permintaan Pelosi disampaikan pada hari ini (Rabu, 16/1), saat shutdown penutupan pemerintahan parsial berlangsung untuk hari ke-26.

Pidato kenegaraan tahunan sendiri rencananya akan digelar pada tanggal 29 Januari mendatang. Namun, melalui sebuah surat resmi yang ditujukan pada Trump, Pelosi mengatakan bahwa ada kekhawatiran keamanan karena Secret Service, yang diperlukan untuk memberikan keamanan saat pidato tersebut digelar, belum menerima anggaran dan gaji sejak penutupan.


"Mengingat masalah keamanan dan kecuali pemerintah membuka kembali minggu ini, saya sarankan kita bekerja sama untuk menentukan tanggal yang cocok setelah pemerintah membuka kembali alamat ini atau agar Anda mempertimbangkan untuk menyampaikan pidato State of the Union Anda secara tertulis kepada Kongres," tulis Pelosi dalam surat, seperti dimuat Channel News Asia.

Pidato kenegaraan adalah pidato tahunan di mana presiden menguraikan tujuan pemerintahan untuk tahun ini. Semua anggota Kongres dan Mahkamah Agung hadir.

Gedung Putih tidak segera mengomentari permintaan Pelosi tersebut. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya