Berita

Sakura/Net

Global

Bunga Sakura Kemungkinan Mekar Lebih Awal Tahun Ini Di Jepang

RABU, 16 JANUARI 2019 | 22:36 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Musim bunga sakura di Jepang diperkirakan akan tiba lebih awal dari biasanya. Perkiraan itu dikeluarkan oleh Japan Meteorological Corporation (JMC).

Bunga sakura di Jepang diperkirakan akan mulai bermunculan pada 22 Maret di Tokyo, atau empat hari lebih awal dari rata-ta dan mencapai mekar penuh seminggu setelahnya.

Tahun lalu, bunga sakura mulai berbunga di Tokyo pada 17 Maret, sembilan hari sebelum tanggal mekar rata-rata.


Tahun ini, wilayah di sekitar Nagoya juga diperkirakan akan melihat bunga sakura mekar lebih awal, yakni pada 22 Maret, sementara Fukuoka dan Kochi mungkin melihat mereka berbunga pada 18 Maret dan 20 Maret.

Pohon sakura di Kyoto diperkirakan akan mekar pada 25 Maret, tiga hari lebih awal dari rata-rata.

Di daerah yang lebih dingin di utara, bunga-bunga itu diperkirakan mekar sekitar waktu yang biasa, Aomori diperkirakan bunga mekar pada 24 April, dan ibukota Hokkaido Sapporo kemungkinan akan melihat bunga pertama pada 4 Mei.

Menurut perkiraan, tanggal berbunga dan mekar penuh tergantung pada pola suhu dari musim gugur tahun sebelumnya.

"JMC memperkirakan tanggal berbunga dan mekar penuh untuk setiap area berdasarkan suhu rendah selama musim gugur dan musim dingin, status pertumbuhan pohon ceri, suhu kumulatif, dan data masa lalu untuk setiap area," tambah keterangan itu seperti dimuat Channel News Asia.

Perkiraan perusahaan mencakup sekitar 1.000 lokasi melihat bunga sakura dari wilayah utara Hokkaido ke selatan di Kagoshima. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya