Berita

Elon Musk/Net

Dunia

Elon Musk Pangkas 10 Persen Pekerja Di SpaceX

SABTU, 12 JANUARI 2019 | 23:51 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Perusahaan roket Elon Musk SpaceX akan mengurangi tenaga kerjanya sekitar 10 persen  dari lebih dari 6.000 karyawan perusahaan.

Pihak perusahaan mengatakan akan berpisah dengan beberapa tenaga kerjanya dengan alasan demi menghadapi tantangan yang sangat sulit di depan.

"Untuk terus memberikan bagi pelanggan kami dan untuk berhasil mengembangkan pesawat antariksa antarplanet dan Internet berbasis ruang global, SpaceX harus menjadi perusahaan yang lebih ramping. Salah satu dari perkembangan ini, bahkan ketika dicoba secara terpisah, telah membangkrutkan organisasi lain," kata jurubicara SpaceX dalam sebuah pernyataan akhir pekan ini seperti dimuat The Guardian.


Pada bulan Juni, Elon Musk memecat setidaknya tujuh orang di tim manajemen senior yang memimpin proyek peluncuran satelit SpaceX. Pemecatan itu terkait dengan ketidaksepakatan tentang kecepatan di mana tim mengembangkan dan menguji satelit Starlink-nya.

Program Starlink SpaceX bersaing dengan OneWeb dan Telesat Kanada untuk menjadi yang pertama memasarkan layanan internet berbasis satelit baru.

Perombakan manajemen melibatkan Musk membawa manajer baru dari markas SpaceX di California untuk menggantikan sejumlah manajer yang dipecatnya di Seattle. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya