Berita

Nicolas Maduro/Net

Dunia

Oposisi Venezuela Kembali Bersiap Lengserkan Nicolas Maduro?

SABTU, 12 JANUARI 2019 | 00:50 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Kongres yang dipimpin oposisi Venezuela merencanakan pertemuan publik jelang akhir pekan ini untuk membahas cara-cara untuk menyingkirkan Presiden sayap kiri Nicolas Maduro. Rencana pertemuan ini dilakukan sehari setelah Maduro diambil sumpah sebagai presiden untuk masa jabatan kedua.

Reuters pada Jumat (11/1), memuat bahwa oposisi yang terus pecah di negara itu telah melakukan banyak upaya gagal selama 20 tahun terakhir untuk menyingkirkan kaum sosialis yang berkuasa.

Mahkamah Agung dan legislatif yang sangat kuat yang disebut Majelis Konstituante telah melucuti Kongres dari kekuasaannya, yang berarti, badan-badan itu tidak memiliki kapasitas untuk mengeluarkan presiden seperti halnya legislatif di banyak negara.


Meskipun demikian, pihak oposisi telah berjanji untuk terus melakukan upaya untuk menekan Maduro.

"Transisi telah dimulai," kata kepala legislatif yang dijalankan oposisi, Juan Guaido, melalui Twitter pada hari Jumat (11/1).

"Nicolas Maduro benar-benar tidak sah!" tambahnya.

Para kritikus Maduro menuduhnya menciptakan kediktatoran dan menghancurkan ekonomi. Sedangkan Maduro mengatakan negara itu adalah korban dari "perang ekonomi" yang dipimpin oleh lawan politiknya dengan bantuan Washington. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya