Berita

Foto: Channel News Asia/CNA

Dunia

Skandal Doping, Rusia Resmi Dilarang Ikut Olimpiade Pyeongchang 2018

RABU, 06 DESEMBER 2017 | 14:34 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Rusia dilarang berpartisipasi dalam Olimpiade Musim Dingin 2018 oleh Komite Olimpiade Internasional awal pekan ini.

Keputusan itu diambil karena mengenai program doping yang diatur oleh negara. Namun demikian, atlet Rusia yang bersih akan diizinkan untuk tetap bersaing di bawah bendera Olimpiade.

Sanksi tersebut adalah yang terberat yang pernah diratakan oleh IOC karena kecurangan doping. Keputusan ini disampaikan hanya 65 hari jelang Olimpiade Musim Dingin di Pyeongchang, Korea Selatan.


Dalam mengumumkan keputusan tersebut, presiden IOC Thomas Bach menuduh Rusia telah melakukan serangan yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap integritas Olimpiade dan olahraga.

Sebuah laporan eksplosif oleh World Anti-doping Agency (WADA) dan dua penyelidikan IOC berikutnya telah mengkonfirmasi bahwa atlet Rusia mengambil bagian dalam program kecurangan obat yang rumit yang mencapai puncaknya pada Olimpiade Musim Dingin 2014 di Sochi.

Bukti yang ada menunjukkan bahwa skema tersebut melibatkan pejabat pemerintah senior, termasuk dari kementerian olahraga, dengan bantuan agen rahasia negara.

Selain itu, dalam kesempatan yang sama, IOC juga melarang Wakil Perdana Menteri Rusia Vitaly Mutko yang merupakan menteri olahraga selama Sochi Games, seumur hidup.

Mutko sendiri saat ini adalah ketua panitia penyelenggara Piala Dunia 2018, dimana Rusia menjadi tuan rumah. Demikian seperti dimuat Channel News Asia. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya