Berita

Foto: BBC

Dunia

Foto Tua Di Pasar Loak Ini Bisa Berpotensi Bernilai Jutaan Dolar AS

KAMIS, 23 NOVEMBER 2017 | 13:41 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Sebuah foto yang ditemukan oleh seorang pengacara Amerika Serikat di sebuah pasar loak mungkin merupakan citra langka Wild West mengenai Billy the Kid dan bisa bernilai jutaan, kata para ahli.

Pengacara bernama Frank Abrams membeli foto tintype di North Carolina seharga 10 dolar AS dan meletakkan di ruang tamu rumahnya.

Dia berkonsultasi dengan para ahli setelah menonton sebuah program TV tentang penemuan foto Billy Kid lainnya.


Sejarawan mengatakan kepada Abrams bahwa fotonya dapat menunjukkan penjahat itu dengan pembunuh masa depannya. Abrams, seorang pengacara kriminal, membeli foto tintype yang merupakan gambar yang diproduksi di atas lembaran logam tipis di sebuah pasar loak di dekat kota Asheville pada tahun 2011.

Dia mengatakan kepada BBC News bahwa dia memutuskan untuk menganalisisnya oleh para ahli di museum Billy the Kid di New Mexico setelah menonton sebuah program pada tahun 2015 tentang sebuah foto penembak senjata yang baru ditemukan yang bermain helipad.

Abrams menduga bahwa satu dari lima pria yang digambarkan dalam gambar tintype-nya adalah Patrick Floyd Garrett. Garrett dan Billy the Kid dikatakan telah berteman dekat sampai Garrett menjadi sheriff dari Lincoln County, New Mexico.

Sheriff Garrett dikenang karena telah menembaki penjahat tersebut pada tahun 1881.

Abrams mengatakan fotonya yang bertanggal 2 Agustus 1880 digantung selama beberapa tahun di dinding kamar cadangan di rumahnya yang disewanya melalui Airbnb.

Abrams mendaftarkan Robert Stahl, profesor emeritus di Arizona State University, serta beberapa ahli forensik lainnya, membantu untuk mengidentifikasi apakah citranya benar-benar menunjukkan Sheriff Garrett dan Billy the Kid.

William Dunniway, seorang ahli tintype, mengatakan kepada New York Times bahwa foto itu mungkin diambil antara tahun 1875-80.

Dunniway bekerja dengan ahli video forensik Los Angeles Kent Gibson untuk menyelidiki gambar tersebut.
Gibson menggunakan perangkat lunak pengenal wajah untuk menyimpulkan kemungkinan besar foto Billy the Kid dan Sheriff Garrett.

Seorang ahli tulisan tangan di Texas membandingkan tanda tangan dari Sheriff Garrett di foto tersebut dengan 10 dokumen yang menyertakan tulisan tangannya.

Meski para ahli mengatakan foto itu mungkin bernilai jutaan dolar, Abrams mengatakan bahwa dia tidak terburu-buru menjualnya. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya