Berita

Dr. Xiaoping Ren (kanan)/Net

Dunia

Percobaan Transplantasi Kepala Manusia Pertama Di Dunia Gagal

RABU, 22 NOVEMBER 2017 | 20:04 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Percobaan transplantasi kepala pertama di dunia gagal di lakukan. Percobaan tersebut dilakukan oleh sekelompok ahli bedah di China dengan melakukannya pada mayat.

Profesor Ren Xiaoping, 56, yang merupakan Ph.D. supervisor dan ahli bedah berpendidikan Amerika Serikat dari Rumah Sakit Terafiliasi Kedua di Universitas Kedokteran Harbin di Provinsi Heilongjiang, China, menjelaskan apa yang dia dan timnya selesaikan adalah model bedah pertama'untuk transplantasi kepala manusia dan bukan operasi.

Berita tersebut baru muncul beberapa hari setelah profesor Italia Sergio Canavero, direktur Kelompok Neuromodulasi Lanjutan Turin, mengklaim bahwa Profesor Ren dan timnya telah berhasil melakukan transplantasi kepala manusia pertama di dunia pada mayat selama operasi 18 jam di China.


Profesor Canavero juga mengklaim saat konferensi pers di Wina bahwa operasi serupa pada manusia hidup akan berlangsung dalam waktu dekat.

Profesor Ren, bagaimanapun, telah melepaskan gagasan itu juga, mengatakan bahwa dia tidak tahu kapan prosedurnya akan terjadi dan menekankan bahwa ada jalan yang panjang.

Tapi dia mengatakan bahwa timnya telah berhasil melakukan percobaan transplantasi kepala pada seekor anjing. Profesor Ren dan timnya juga telah melakukan prosedur serupa pada seekor tikus.

Selama konferensi pers di Universitas Kedokteran Harbin, Profesor Ren mengumumkan bahwa timnya baru-baru ini memiliki terobosan ilmiah yang signifikan yakni untuk menyelesaikan model bedah pertama untuk transplantasi kepala.

Dia mengatakan bahwa terobosan yang mereka buat adalah untuk menemukan solusi untuk membantu pertumbuhan kembali tulang belakang, yang telah lama menjadi batu sandungan bagi jenis operasi ini. Demikian seperti dimuat Press TV. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya