Berita

Korea Utara/Net

Global

Korut Masuk Daftar Sponsor Teror, Jepang Dan Korsel Sambut Baik AS

SELASA, 21 NOVEMBER 2017 | 13:39 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Korea Selatan dan Jepang menyambut baik langkah Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang menempatkan Korea Utara kembali ke dalam daftar negara sponsor terorisme.

Bagi dua negara tetangga Korea Utara tersebut, langkah Trump tersebut akan bisa meningkatkan pada Pyongyang untuk melakukan denuklirisasi semenanjung Korea.

Penunjukan tersebut, memungkinkan Amerika Serikat untuk menjatuhkan lebih banyak sanksi kepada Pyongyang yang terus mengejar program senjata nuklir dan rudal yang bertentangan dengan sanksi Dewan Keamanan PBB.


"Saya menyambut dan mendukung (sebutan) karena hal tersebut menimbulkan tekanan pada Korea Utara," kata Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe (Selasa, 21/11). seperti dimuat Reuters.

Sementara itu Korea Selatan melalui keterangan Kementerian Luar Negerinya mengatakan bahwa pihaknya memperkirakan daftar tersebut akan berkontribusi pada denuklirisasi damai di Korea Utara, dan menambahkan bahwa hal itu berlanjut, bersama dengan Amerika Serikat, untuk membawa Korea Utara ke meja perundingan.

Diketahui bahwa Trump memasukkan Korea Utara dalam daftar negara sponsor terorisme awal pekan ini. Korea Utara pernah dimasukkan dalam daftar di masa lalu namun dihapuskan pada tahun 2008.

"Selain mengancam dunia dengan kerusakan nuklir, Korea Utara telah berulang kali mendukung tindakan terorisme internasional, termasuk pembunuhan di tanah asing," kata Trump kepada wartawan di Gedung Putih.

"Penunjukan ini akan menjatuhkan sanksi dan hukuman lebih jauh kepada Korea Utara dan orang-orang terkait dan mendukung kampanye tekanan maksimum kami untuk mengisolasi rezim pembunuh tersebut," tegasnya. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya