Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Uni Eropa Janji Tampung 34 Ribu Pengungsi

KAMIS, 16 NOVEMBER 2017 | 15:07 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Negara-negara Uni Eropa berjanji untuk mengambil 34 ribu pengungsi langsung dari Afrika Utara dan Timur Tengah dalam waktu dekat ini.

Keputusan tersebut diambil setelah ada kecaman dari PBB yang menyebut bahwa kebijakan Uni Eropa untuk membantu otoritas Libya mencegat pengungsi yang hendak ke Eropa.

Sebanyak 16 negara anggota Uni Eropa menawarkan untuk menerima pengungsi untuk memenuhi tujuan Komisi Eropa yang diluncurkan pada bulan September dengan melibatkan setidaknya 50.000 pengungsi selama dua tahun ke depan di bawah program pemukiman kembali blok tersebut.


 "Kami keluar dari mode krisis secara bertahap dan sekarang kami mengelola migrasi dengan semangat kemitraan dan tanggung jawab bersama, di dalam dan di luar Uni Eropa," kata Komisioner migrasi Uni Eropa Dimitris Avramopoulos.

"Dengan lebih dari 34.400 janji pelunasan baru yang diterima sejauh ini, saya menyambut baik komitmen kuat yang ditunjukkan oleh negara-negara anggota untuk mengurangi rute yang tidak beraturan dan berbahaya dan meningkatkan jalur yang aman dan legal, menunjukkan solidaritas dengan negara-negara tuan rumah di luar Uni Eropa," sambungnya seperti dimuat Press TV.

Avramopoulos juga memperingatkan tindakan hukum lebih lanjut terhadap tiga negara timur Uni Eropa jika mereka terus menolak untuk mengambil pengungsi yang berhasil mencapai Yunani dan Italia di bawah sistem kuota.

"Saya berharap bahwa Polandia, Hungaria dan Republik Ceko akan mengambil kesempatan ini untuk, katakanlah, merevisi posisi mereka dan mulai memindahkan pengungsi," katanya.

"Jika tidak ada yang harus berubah, seperti yang Anda tahu komisi memiliki kekuatan untuk mengambil langkah lebih jauh," tegasnya. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya