Berita

Ilustrasi/net

Dunia

FBI: Kejahatan Kebencian Meningkat Signifikan Di AS

SELASA, 14 NOVEMBER 2017 | 11:03 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Badan intelijen Amerika Serikat (FBI) merilis statistik baru yang menunjukkan adanya peningkatan signifikan hampir 5 persen dalam kejahatan kebencian untuk tahun kedua berturut-turut pada tahun 2016 lalu,  terutama terhadap umat Islam.

Dalam insiden di mana penjahat diidentifikasi, FBI menemukan bahwa sekitar 58 persen kejahatan dimotivasi oleh ras, etnis, atau keturunan korban.

Sementara itu, 21 persen kejahatan dimotivasi oleh agama dan hampir 18 persen oleh orientasi seksual korban. Sekitar setengah dari 1.273 insiden yang melibatkan agama bertentangan dengan orang-orang Yahudi sementara Muslim menjadi target dalam 307 kejahatan berbasis agama.


Dalam laporan yang sama juga disebutkan bahwa kejahatan anti-Muslim meningkat hampir 20 persen, anti-kulit putih sebesar 17 persen, anti-Latino sebesar 15 persen, dan anti-Yahudi sebesar 3 persen. Jumlah kejahatan anti-hitam tetap hampir datar dari 2015 sampai 2016.

Dari 5.770 pelaku yang diketahui, 46 persen berkulit putih dan 26 persen adalah orang Afrika-Amerika.

Laporan tersebut diduga berdasarkan data yang secara sukarela diajukan oleh sekitar 15.000 aparat penegak hukum. Demikian seperti dimuat Press TV. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya