Berita

Devin Patrick Kelley/RT

Dunia

Pelaku Serangan Gereja Texas Pernah Dipecat Angkatan Udara AS

SENIN, 06 NOVEMBER 2017 | 14:34 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pelaku penembakan di sebuah gereja di Texas akhir pekan kemarin diidentifikasi oleh media sebagai Devin Patrick Kelley.

Kelley menembaki sejumlah orang di Gereja Baptis Sutherland Springs, sebelum ia ditemukan tewas di mobilnya saat kabur. Akibat ulahnya, 26 orang tewas dan 20 lainnya luka-luka.

Spekulasi telah tersebar luas di media tentang identitas orang di balik serangan terburuk dalam sejarah Texas tersebut. Polisi setempat  belum secara resmi mengidentifikasi pelaku, beberapa media AS telah menemukan nama Devin Kelley dengan mengutip sumber penegak hukum yang dekat dengan penyelidikan tersebut.


Kelley dikatakan berusia 26 tahun dan merupakan penduduk New Braunfels, sebuah kota dekat San Antonio, yang terletak sekitar 30 mil dari lokasi serangan tersebut.

Seperti yang muncul dari akun Facebook-nya, ia diketahui adalah penggemar senjata, dengan foto sampulnya menampilkan senapan serbu. Gambar-gambar yang terlihat dari halaman Facebooknya yang keasliannya tidak dapat segera dikonfirmasi, tampaknya menampilkan spanduk Aksi Antifascist, yang memicu spekulasi online tentang hubungannya dengan adegan sayap kiri.

Sementara itu, sebuah halaman LinkedIn yang mengaku milik Kelly menyatakan bahwa setelah dia lulus dari sekolah menengah atas pada tahun 2009, dia bergabung dengan Angkatan Udara Amerika Serikat. CBS melaporkan bahwa Kelley menjalani karirnya di AU AS dari tahun 2010 sampai 2014. Di Bulan Mei 2014 ia dipecat secara tidak hormat.

Setelah menjalankan tugasnya dengan militer AS, Kelly dilaporkan mendaftarkan diri di sekolah Alkitab musim panas. Tidak diketahui apakah dia religius atau tidak, karena tangkapan layar dari daftar kelompok Facebook-nya menunjukkan bahwa dia adalah anggota dari setidaknya empat kelompok ateisme.

Kelley sendiri telah menikah dan nama istrinya adalah Danielle Lee Shields.

Saat melakukan aksinya, Kelley memegang senapan serbu. Freeman Martin, Direktur Regional DPS, mengatakan bahwa polisi menemukan banyak senjata di dalam mobilnya. Namun, Gun Control Act of 1968 secara eksplisit melarang penjual berlisensi menjual senjata api atau amunisi kepada orang-orang yang telah dipecat dari Angkatan Bersenjata dalam kondisi yang tidak terhormat.

Angkatan Udara AS mengkonfirmasi bahwa Devin Kelley bertugas di Skadron Kesiapan Logistik ke-49 di Pangkalan Angkatan Udara Holloman. Hal itu dikonfirmasi juru bicara Ann Stefanek kepada NBC.

Kelley dinyatakan bersalah karena melanggar Pasal 128 dari Kode Uniform Of Military Justice dua kali, yang mana dia diadili di pengadilan pada tahun 2012.

Kelly menerima hukuman kurungan 12 bulan dan diturunkan ke peringkat serendah mungkin, yaitu seorang awak pesawat dasar. Dia dipecat secara tidak hormat pada tahun 2014. Demikian seperti dimuat Russia Today. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya