Berita

Burung Kakaktua/Net

Global

Kakatua Kunyah Kabel Senilai Miliaran Dolar AS

SABTU, 04 NOVEMBER 2017 | 19:33 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Perusahaan penyedia jaringan nasional Australia, National Broadband Network (NBN) telah menghabiskan puluhan ribu dolar untuk memperbaiki kabel yang rusak akibat dimakan oleh burung-burung kakaktua.

NBN memperkirakan tagihan akan meningkat tajam karena ada lebih banyak kerusakan yang ditemukan.

Perusahaan tersebut diketahui tengah meningkatkan kecepatan internet melalui sebuah proyek infrastruktur telekomunikasi nasional dan akan selesai pada tahun 2021.


Namun para insinyur yang mengecek situs menemukan kabel cadangan telah rusak karena dimakan burung kakaktua.

Akibatnya, NBN harus mengganti kabel listrik dan kabel dengan biaya puluhan ribu dolar setiap saat. Sejauh ini, NBN telah menghabiskan dana hingga 61.500 dolar AS.

Diduga, warna atau posisi kabel telah menarik perhatian burung-burung tersebut.

"Burung-burung ini tak terbendung saat berkerumun," kata manajer proyek bersama Chedryian Bresland dalam sebuah artikel di situs web perusahaan tersebut pekan ini seperti dimuat BBC.

Perusahaan mengatakan saat ini memasang casing pelindung yang akan melindungi kabel dari burung di masa depan dan menyimpan jaringan tiga miliar dolar AS. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya