Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Jepang Siapkan Regu Wanita Khusus Untuk Amankan Perjalanan Melania Trump

JUMAT, 03 NOVEMBER 2017 | 14:20 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Departemen kepolisian Jepang di Tokyo telah mengumpulkan regu wanita yang terdiri 100 persen wanita untuk melakukan tugas menjaga First Lady Amerika Serikat Melania Trump dan pejabat wanita AS lainnya, termasuk penasihat presiden Ivanka Trump saat kunjungan ke Jepang akhir pekan ini.

Melania dan rombongan dijadwalkan akan tiba di Tokyo akhir pekan besok untuk mendapingi Presiden Amerika Serikat Donald Trump dalam sebuah kunjungan resmi.
 
Unit polisi wanita Jepang yang dipersiapkan, mengenakan setelan hitam dengan kemeja kancing putih, mempraktikkan gerakan mereka di depan Istana Kekaisaran Tokyo untuk media pekan ini.


"Biasanya, dengan menyediakan unit semacam ini, penegak hukum berusaha bersikap hormat dan tidak terlalu mengganggu," jelas analis penegakan hukum CNN Jonathan Wackrow yang juga adalah mantan agen dengan Secret Service Amerika Serikat yang ditugaskan ke unit perlindungan presiden.

"Mereka berpikir Ini lebih bersahabat untuk memiliki kru semua wanita, dan ini tidak biasa," sambungnya.
 
Unit Jepang yang digunakan untuk pengamanan perjalanan ini pada awalnya digabungkan sebagai bagian persiapan dan pelatihan untuk Olimpiade Musim Panas 2020 yang akan diadakan di Tokyo.

"Secara operasional, kekuatan pendukung ini minimal untuk program keamanan sebenarnya dari Dinas Rahasia Amerika Serikat," kata Wackrow.

"Mereka tidak bergantung pada tindakan darurat," sambungnya.

Dengan kata lain, jika sesuatu terjadi pada prinsip perlindungan, seperti First Lady, rincian Secret Service yang ditugaskan kepadanya adalah garis pertahanan utama. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya