Berita

Aung San Suu Kyi (kiri)/The Guardian

Dunia

Aung San Suu Kyi Kunjungi Wilayah Konflik Rohingya Di Rakhine

KAMIS, 02 NOVEMBER 2017 | 13:21 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pemimpin de facto Myanmar, Aung San Suu Kyi tiba di wilayah konflik, Rakhine utara hari ini (Kamis, 2/11).

Ini adalah kunjungan perdananya ke wilayah tersebut pasca krisis Rohingya yang mencuat akibat kekerasan yang meningkat sejak Agustus lalu.

"Konselor negara bagian (nama resmi jabatan yang didudukinnya) sekarang berada di Sittwe dan akan pergi ke Maungdaw dan Buthiduang juga. Ini akan menjadi perjalanan sehari,"kata juru bicara pemerintah Zaw Htay kepada AFP.  Dua wilayah yang dikunjugi Suu Kyi merupakan wilayah pusat di mana kekerasan terjadi.


Pemenang Nobel ini menerima banyak kritikan global atas sikapnya terhadap kekerasan komunal di daerah tersebut. Ia dinilai gagal berbicara membela Rohingya.

Sejak Agustus lalu, tercatat setidaknya ada 600 ribu orang telah melarikan diri ke Bangladesh. Mereka merasa terancam setelah kekerasan meningkat termasuk pembunuhan, pemerkosaan dan pembakaran desa oleh militer Myanmar.

PBB mengatakan bahwa tindakan semacam itu tak ubahnya adalah bentuk pembersihan etnis.

Dikabarkan The Guardian, banyak pengamat mengatakan Aung San Suu Kyi telah memilih untuk tidak mengkritik tentara karena takut mendapat serangan balasan dari sebuah institusi kuat yang mengendalikan semua masalah keamanan. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya