Berita

Lokasi kejadian serangan truk/Net

Dunia

Pelaku Serangan Truk Di New York Adalah Sopir Uber

KAMIS, 02 NOVEMBER 2017 | 07:32 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pelaku serangan truk yang menewaskan delapan orang di New York awal pekan ini merupakan seorang sopir transportasi online, Uber di negeri Paman Sam.

Pelaku merupakan seorang imigran asal Uzbekistan bernama Sayfullo Saipov. Pria 29 tahun tersebut diduga memberikan dukungan material dan sumber daya untuk kelompok militan ISIS. Dalam penyelidikan terungkap bahwa ia melakukan serangan tersebut karena terinspirasi dengan ISIS.

Pihak berwenang berhasi; memulihkan 90 video propaganda ISIS yang berisi adegan kekerasan di telepon genggamnya. Sayfullo juga mengaku bahwa ia juga terinsiprasi dengan ISIS terutama setelah pemimpin ISIS Abu Bakr al-Baghdadi menanyakan apa yang Muslim lakukan untuk membalas kematian di Irak melalui video propagandanya.


Ia ditembak di lokasi kejadian oleh polisi dan segera dilarikan ke rumah sakit.

Sayfullo Saipov sendiri, seperti dimuat BBC, tinggal di Tampa, Florida, sebelum pindah ke Paterson, New Jersey. Ia tiba di Amerika dari Uzbekistan pada tahun 2010 dan telah menjadi penduduk resmi negara tersebut.

Pihak Uber menegaskan bahwa ia tercatat sebagai salah satu sopir yang bekerja untuk mereka.

CBS News
mengutip sumber intelijen yang mengatakan bahwa ia diketahui oleh pihak berwenang Amerika Serikat setelah namanya dikaitkan dengan subyek penyelidikan kontra-terorisme FBI pada tahun 2015.

Sumber tersebut mengatakan bahwa ia memiliki kontak dengan individu yang dianggap radikal ekstremis, setidaknya salah satunya adalah orang Uzbek. Tidak jelas apakah mereka yang diselidiki ada di Amerika Serikat atau di luar negeri.

Presiden Uzbekistan Shavkat Mirziyoyev mengatakan kepada Presiden Trump bahwa negaranya siap untuk menggunakan semua kekuatan dan sumber daya untuk membantu menyelidiki serangan tersebut. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya