Berita

Moon Jae In/Reuters

Dunia

Moon Jae In: Korsel Tak Akan Akui Korut Sebagai Negara Nuklir

RABU, 01 NOVEMBER 2017 | 11:31 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Korea Selatan tidak akan mengakui tetangganya, Korea Utara sebagai negara nuklir.

"Menurut deklarasi denuklirisasi bersama yang dibuat oleh Korea Utara dan Selatan, kita tidak dapat mentolerir atau mengakui Korea Utara sebagai negara nuklir," kata Presiden Korea Selatan Moon Jae In dihadapan parlemen Korea Selatan pekan ini.

"Kami juga, tidak akan mengembangkan (senjata) nuklir atau memilikinya," tegas Moon seperti dimuat Reuters.


Ia pun menegaskan bahwa tidak akan ada tindakan militer di semanjung Korea tanpa adanya persetujuan dari Korea Selatan. Pemerintah pun, lanjutnya, terus berupaya untuk menciptakan perdamaian di semenanjung.

"Pemerintah kita diluncurkan pada saat yang paling serius dalam hal keamanan. Pemerintah sedang berupaya untuk mengatur situasi yang dihadapinya sekaligus untuk mewujudkan perdamaian di semenanjung Korea," tegasnya.

Krisis nuklir Korea Utara sendiri akan menjadi sorotan ketika Presiden Amerika Serikat Donald Trump memulai perjalanan ke Asia.

Serangkaian tes senjata oleh Pyongyang dan serangkaian perang retorika yang semakin sengit antara pemimpin Trump dan Korea Utara Kim Jong Un dalam beberapa bulan terakhir telah menimbulkan kekhawatiran tentang konflik bersenjata.

Kementerian Luar Negeri China mengatakan Beijing dan Seoul akan terus menggunakan cara diplomatik untuk menangani masalah semenanjung Korea.

Penegasan Moon dan pernyataan China tersebut dikeluarkan sehari setelah China dan Korea Selatan sepakat untuk menormalkan hubungan untuk mengakhiri kebuntuan selama setahun karena pengerahan sistem Pertahanan Ketinggalan Tinggi Wilayah AS (THAAD) di Korea Selatan. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya