Berita

JFK/Net

Dunia

Trump Siap Rilis Dokumen Pembunuhan JFK Lainnya

SENIN, 30 OKTOBER 2017 | 14:19 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan bahwa ia siap untuk merilis semua berkas pembunuhan John F. Kennedy, namun mengklarifikasi bahwa dokumentasi nama dan alamat orang-orang yang masih hidup tidak akan dipublikasikan.

Ribuan dokumen yang sebelumnya tidak terlihat mengenai kematian Presiden Kennedy yang ditembak mati saat mengunjungi Dallas, Texas pada tahun 1963 telah dirilis pekan lalu. Dokumen-dokumen tersebut dirilis secara online berdasarkan Undang-Undang Koleksi Rekaman Pembunuhan John F. Kennedy tahun 1992, yang menetapkan bahwa Arsip Nasional AS harus menerbitkan informasi pembunuhan yang ditahan dalam jangka waktu 25 tahun.

Namun beberapa catatan tetap dikunci dengan aman karena kekhawatiran bahwa mereka dapat mengancam keamanan nasional.


Dikabarkan Russia Today, setelah berkonsultasi dengan intelijen AS, Trump mengatakan pada akhir pekan kemarin bahwa ia siap untuk melihat "semua" arsip arsip JFK yang dikeluarkan di ranah publik. Namun, dia mengatakan tidak akan melepaskan nama orang yang masih tinggal yang disebutkan dalam dokumen tersebut.

Gedung Putih sendiri pekan lalu mengeluarkan pernyataan bahwa sejumlah dokumen yang belum dipublikasikan terkait dengan pembunuhan JFK aban dirilis pada 26 April 2018 mendatang. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya