Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

5.600 Militan ISIS Pulang Ke 33 Negara Masing-masing

RABU, 25 OKTOBER 2017 | 20:04 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Ribuan pendukung asing kelompok militan ISIS telah kembali ke negara asal mereka setelah meninggalkan Suriah dan Irak dalam dua tahun terakhir.

Menurut data kelompok analisis keamanan yang berbasis di Amerika Serikat Soufan Center, sedikitnya 5.600 orang dari 33 negara meninggalkan wilayah yang dipegang ISIS pada periode tersebut, dengan jumlah yang meningkat saat kelompok tersebut mulai menderita kerugian teritorial.

Angka tersebut didapatkan berdasarkan catatan pemerintah resmi, dan termasuk perempuan dan anak-anak.


Lebih dari 40.000 orang asing dari 100 negara bergabung dengan ISIS sesudah kelompok tersebut mengumumkan pembentukan "kekhalifahan" pada tahun 2014 setelah merebut petak-petak besar di Suriah dan Irak .

Ribuan orang telah terbunuh di medan perang saat pasukan Suriah dan Irak merebut benteng-benteng besar dan pusat-pusat kota, sehingga ISIS hanya mengendalikan segudang tanah di sepanjang sungai Efrat di perbatasan Suriah dan Irak.

Ibukota yang diproklamirkan ISIS di Suriah, Raqqa, jatuh ke Pasukan Demokratik yang didukung oleh AS awal bulan ini. Pada bulan Juni, pasukan Irak mengusir pejuang kelompok tersebut dari Mosul, kota terbesar kedua di Irak. Demikian seperti dimuat Al Jazeera. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya