Berita

Ilustrasi/Net

Global

Australia Perketat Pemeriksaan Keamanan Staf Bandara

SENIN, 23 OKTOBER 2017 | 14:21 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pekerja di bandara-bandara utama Australia akan menghadapi tindakan skrining tambahan sebagai bagian dari tindakan keras keamanan.

Langkah ini merupakan kontrol yang lebih ketat yang diambil setelah pihak berwenang menggagalkan rencana teror yang diduga hendak menurunkan pesawat yang meninggalkan Bandara Sydney pada bulan Juli lalu.

Dengan demikian, penangan bagasi Australia dan staf bandara yang bekerja di zona terbatas sekarang akan menjalani tes acak untuk melacak kemungkinan adanya jejak bahan peledak.


Inspeksi juga akan dilakukan terhadap barang-barang dan kendaraan karyawan.

Langkah itu diambil mengikuti kekhawatiran yang diajukan oleh pakar intelijen dan serikat pekerja tentang pemutaran staf, yang banyak di antaranya menggunakan kontrak biasa.

"Langkah-langkah ini memperkuat kontrol yang ada untuk memastikan petugas bandara diberi wewenang, diidentifikasi dengan benar dan dilatih dengan tepat sebelum memasuki daerah yang aman," kata Menteri Transportasi Darren Chester seperti dimuat BBC awal pekan ini.

Pemerintah mengatakan sekitar 140.000 pekerja memiliki akses ke zona aman di bandara. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya