Berita

Global

Presiden Venezuela: Saya Memiliki Kumis Seperti Stalin, Tapi Bukan Diktator

RABU, 18 OKTOBER 2017 | 15:12 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden Venezuela Nicolas Maduro memperingatkan Amerika Serikat dan Uni Eropa (UE) untuk tidak menerapkan sanksi baru terhadap negaranya atas dugaan kecurangan dalam pemilihan regional baru-baru ini.

Partai Sosialis yang dipimpin Maduro diketahui telah memenangkan 17 dari 23 gubernur di negara tersebut dalam pemilihan hari Minggu lalu. Sementara koalisi oposisi berhasil meraih hanya lima kursi.

Koalisi Persatuan Demokratik oposisi menolak untuk mengakui hasilnya dan menuduh bahwa telah terjadi penyimpangan dalam proses pemungutan suara.


Menanggapi hal tersebut, AS yang telah memberlakukan sanksi pada pemerintahan Maduro, berjanji untuk memberi tekanan lebih besar pada Venezuela. AS menilai bahwa Maduro melakukan kediktatoran otoriter dan menggambarkan pemungutan suara sebagai "tidak bebas dan tidak adil".

Menanggapi hal tersebut, Maduro mengatakan kepada koresponden internasional bahwa sistem pemilihannya di negara ini adalah yang paling aman dan diaudit di dunia.

"Rakyat kita telah memberikan pesan kuat kepada imperialisme, kepada Trump, kepada sekutu regionalnya dan hak lokal," tegas Maduro seperti dimuat Press TV.

"Presiden Donald Trump, saya bukan seorang diktator. Saya seorang pekerja yang rendah hati. Saya memiliki kumis dan terlihat seperti Stalin, tapi saya bukan dia," tegasnya. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya