Berita

Xi Jinping berpidato/RMOL

Dunia

Kongres PKC, Xi Jinping: China Masih Harus Tingkatkan Kualitas Pembangunan

RABU, 18 OKTOBER 2017 | 11:04 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Sosialisme yang dipadukan dengan karakter China tengah memasuki era baru. Partai Komunis China (PKC) menyatukan seluruh kekuatan dan kemampuan dari semua kelompok masyarakat untuk mencapai kemenangan.

Sementara di tengah semua hal yang telah dicapai sejauh ini, China masih perlu bekerja keras untuk meningkatkan kualitas pembangunan.

Hal itu disampaikan Sekretaris Jenderal PKC yang juga Presiden Republik Rakyat China (RRC) Xi Jinping saat berbicara di depan Kongres ke-19 PKC di Balai Agung Rakyat di Beijing, Rabu (18/10).


"Kita akan menyatukan seluruh rakyat China dari semua kelompok etnik dan memimpin mereka untuk mencapai kemenangan dalam membangun masyatakat yang sejahtera dalam segala aspek, dan mendorong keberhasilan sosialisme dengan karakter China untuk memasuki era baru," ujar Xi Jinping.

Kongres ke-19 PKC ini memiliki arti penting karena dalam lima tahun terakhir China berhasil mencatatkan banyak kemajuan dan berhasil tampil sebagai kekuatan politik dan ekonomi juga militer di panggung global yang tidak dapat dipandang sebelah mata.

Dalam lima tahun terakhir, kata Xi Jinping lagi, tidak kurang dari 60 juta warga diangkat dari kondisi kemiskinan.

Xi Jinping menyebut semua kemajuan ini sebagai peralihan yang bersejarah.

"GDP China dalam lima tahun terakhir mengalami kenaikan dari 54 triliun yuan menjadi 80 triliun yuan," sambungnya. Angka ini setara dengan 12 triliun dolar AS.

Xi Jinping juga mengatakan, China masih berada pada periode yang penting dan dihadapkan pada berbagai peluang strategis.

Prospek kemajuan bagi China masih sangat besar, namun tantangan yang dihadapi juga tidak dapat dianggap kecil. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya