Berita

Mobil Galizia yang hangus terbakar/ApNews

Dunia

Tragis, Jurnalis Senior Ini Tewas Akibat Ledakan Bom

SELASA, 17 OKTOBER 2017 | 12:22 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Profesi jurnalis tak mampu dipandang sebelah mata, karena bisa jadi taruhannya adalah nyawa. Setidaknya pelajaran itu yang bisa diambil atas kasus kematian Daphne Caruana Galizia.

Ia adalah seorang jurnalis dan juga blogger perempuan ternama di Eropa Selatan, terutama di Malta. Ia tewas dengan cara yang sangat tragis awal pekan ini.

Jurnalis inestigasi berusia 52 tahun itu tewas setelah mobilnya dipasangi bom oleh orang tak dikenal. Bom tersebut meledak saat ia tengah berkendara.


Perdana Menteri Joseph Muscat mengatakan bahwa karena kuatnya ledakan bom, kendaraannya hingga membumbung tinggi dan masuk ke sebuah ladang,  Muscat menyebut bahwa kematian Caruana Galizia diakibatkan oleh serangan barbar yang juga merupakan serangan terhadap kebebasan berekspresi.

Kematian Galizia menjadi tanda tanya besar,mengingat banyak pihak yang merasa terganggu dengan tulisannya, Perdana Menteri Muscat salah satunya.

Galizia sendiri merupakan jurnalis yang mengekspos hubungan negara-negara kepulauan tersebut ke tempat-tempat bebas pajak luar negeri melalui Panama Paper.

Salah satu topik yang pernah dilaporkan jurnalis senior itu adalah soal kebocoran dokumen tahun 2016 tentang Malta. Dia menulis bahwa istri Muscat, yang merupakan Menteri Energi negara itu dan kepala staf pemerintah memiliki kepemilikan lepas pantai di Panama untuk menerima uang dari Azerbaijan.

Muscat dan istrinya, Michelle, menyangkal bahwa mereka memiliki perusahaan di Panama.

Sebelumnya, Galizia pernah dituntut karena dinilai memfitnah atas artikel yang dia tulis untuk blognya. Pemimpin oposisi Adrian Delia menggugatnya atas serangkaian cerita yang menghubungkannya dengan sebuah raket prostitusi di London.

Sementara itu Menteri Ekonomi Chris Cardona mengaku nama baiknya tercemar ketika Galizia menulis bahwa dia mengunjungi sebuah rumah bordil di Jerman saat ia berdinas untuk urusan pemerintahan.

Dua minggu sebelum kematiannya, Galizia mengajukan sebuah laporan ke polisi yang menyatakan bahwa ia menerima ancaman.

Galizia diketahui merupakan kolumnis reguler The Malta Independent. Ia menulis dua kali seminggu untuk surat kabar tersebut sejak 1996. Dia juga menulis sebuah blog berjudul "Running Commentary". Demikian seperti dimua Associated Press. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya