Berita

Duterte/Net

Dunia

Dikritik Soal Kebijakan Perang Melawan Narkoba, Ini Yang Dilakukan Duterte

KAMIS, 12 OKTOBER 2017 | 13:46 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden FIlipina Rodrigo Duterte kembali menarik perhatian publik dengan kebijakan kontroversialnya. Kali ini ia menurunkan jabatan polisi negara dari memimpin perang melawan obat terlarang.

Dengan demikian, kebijakan operasi perang melawan narkoba ala Duterte akan dipimpin oleh Badan Penegakan Obat-obatan Filipina.

Dikabarkan BBC, langkah ini diambil Duterte di tengah kritik tajam soal kebijakan tersebut. Pasalnya, sejak memimpin tahun lalu dan menerapkan kebijakan tersebut, polisi telah membunuh lebih dari 3.850 orang dalam operasi anti-narkoba tersebut.


Kebijakannya untuk mendukung pembunuhan di luar hukum dalam perang melawan narkoba telah menimbulkan kecaman internasional yang meluas dan juga menimbulkan kecaman di negara tersebut.Banyak pihak yang menyebut bahwa langkah tersebut tak ubahnya merupakan bentuk pelanggaran HAM. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya