Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Rumor Vampir Menyebar, Lima Orang Tewas Dibunuh

RABU, 11 OKTOBER 2017 | 14:01 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Sebanyak lima orang tewas di wilayah selatan Malawi setelah dituduh berperilaku selayaknya vampir awalpekan ini.

BBC mengabarkan bahwa kelima orang yang tidak dirilis identitasnya itu dibunuh oleh segerombolan orang yang main hakim sendiri dan mencurigai mereka telah minum darah manusia sebagai bagian dari ritual sihir.

Menanggapi rumor semacam itu, PBB menarik stafnya dari distrik yang terkena rumor tersebut demi alasan keamanan. PBB dalam sebuah laporan menyebut bahwa  rumor vampir muncul dari Mozambik, dan menyebar melintasi perbatasan ke distrik Malawi di Mulanje dan Phalombe.

Belum jelas apa yang memicu ketakutan di derah tersebut, namun menurut laporan PBB, penduduk desa telah mendirikan blokade jalan untuk memburu vampir.


Selain itu, jam malam juga diberlakukan oleh pemerintah demi mencegah lebih banyak lagi kematian. Jam malam membatasi pergerakan warga yang hanya diizinkan 10 jam sehari, yakni dar pukul 07.00 hingga 17.00.

Di Malawi sendiri, rata-rata standar pendidikan masih rendah dan kepercayaan akan ilmu sihir tersebar luas. Kasus kekerasan main hakim sendiri terkait rumor vampir ini bukan kali pertama terjadi. Hal yang sama juga pernah terjadi pada tahun 2002 lalu.

Presiden Malawi Peter Mutharika segera meluncurkan investigasi atas kasus tersebut. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya