Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Tolak Referendum Catalunya, Warga Spanyol Siap Gelar Aksi Pro-Kesatuan

SABTU, 07 OKTOBER 2017 | 14:19 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Ribuan orang dikabarkan bersiap menggelar aksi unjuk rasa untuk menunjukkan persatuan dan kesatuan di Spanyol besok (Minggu, 8/10).

Aksi tersebut merupakan bentuk perlawanan atas referendum kemerdekaan Catalunya yang saat ini merupakan bagian dari Spanyol.

Unjuk rasa tersebut dijadwalkan untuk digelar di Madrid dan juga ada seruan untuk digelar di Barcelona, ibukota Catalunya.


Diketahui bahwa Catalunya menggelar referendum kemerdekaan akhir pekan lalu. Referendum tersebut diisi dengen kekerasan di mana polisi Spanyol menghalangi warga untuk datang ke tempat pemilihan suara. Pasalnya, pemerintah Spanyol menilai bahwa referendum tersebut ilegal.

Dalam pemungutan suara soal referendum akhir pekan kemarin, tercatat hanya ada 43 persen pemilih yang menggunakan hak suaranya. 90 persen di antaranya atau sekitar 2,3 juta pemilih memilih unuk merdeka dari Spanyol.

Hasil tersebut ditentang oleh pemerintahan Madrid. Namun Presiden Catalunya Carles Puigdemont memastikan bahwa Catalunya akan tetap mendeklarasikan diri untuk merdeka.

Ia berencana berbicara kepada parlemen Catalunya pada Selasa pekan depan. Ada spekulasi bahwa parlemen akan mendeklarasikan kemerdekaan secara sepihak. Demikian seperti dimuat BBC. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya