Berita

Wiranto

Pertahanan

Akhirnya Brimob Bisa Pegang Senjata SAGL

JUMAT, 06 OKTOBER 2017 | 21:20 WIB

Sebanyak 280 senjata Stand Alone Grenade Launcher (SAGL) kaliber 40x46 milik satuan Brimob Polri, akan segera dikeluarkan dari Bandara Soekarno-Hatta.

Hal ini sesuai keputusan Rapat Koordinasi (Rakor) yang dihadiri Panglima TNI, Kapolri, Kepala BIN, Menteri Pertahanan, Kepala Pindad, dan Dirjen Bea Cukai di Kantor Menko Polhukam, Jumat (6/10).

Meski izin dikeluarnya senjata tersebut telah diberikan, namun Panglima TNI memberikan catatan agar amunisi tajam dititipkan ke Mabes TNI.


"Kami mohon kepada institusi negara, maupun masyarakat untuk memahami hal ini dan tidak lagi dikembangkan di ruang publik," ujar Wiranto saat membacakan keterangan tertulisnya di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Jumat (6/10).

Senjata yang diimpor dari Bulgaria itu sebelumnya tertahan di Bea Cukai Bandara Soekarno Hatta. Hal ini bukan karena senjata tersebut ilegal.

Polri menjelaskan mulai dari perencanaan, proses lelang hingga pembelian dari pihak ke tiga telah sesuai dengan prosedur. Namun sebelum digunakan oleh Korps Brimob, senjata tersebut harus masuk karantina dan kemudian diproses BAIS TNI.

Apabila dalam pengecekan tidak sesuai maka dapat di re-export kembali. Tetapi hal itu tidak pernah terjadi lantaran bukan yang pertama Polri membeli senjata impor. [nes]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya