Berita

Jokowi-Gatot/net

Pertahanan

Wiranto: Presiden Kasih Arahan Ke TNI Enggak Boleh Ditanggapi

KAMIS, 05 OKTOBER 2017 | 21:55 WIB | LAPORAN:

Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto menganggap pidato Presiden Joko Widodo pada peringatan HUT TNI ke-72 bukan bermaksud untuk menyindir Panglima TNI Gatot Nurmantyo.

"Tidak usah ditanggapi. Presiden itu kan kasih pengarahan kepada prajurit, pengarahan kepada TNI. Itu gak boleh ditanggapi. Tapi kami jadikan amanat dari panglima tertinggi kepada prajurit-prajuritnya," kata Wiranto kepada wartawan di Dermaga Indah Kiat, Cilegon, Kamis (5/10).

Menurut Wiranto, pidato Presiden Jokowi sangat logis dan wajar mengingat Jokowi bertindak sebagai panglima. Seorang panglima, kata Wiranto, memang harus mengingatkan kepada prajurit agar taat kepada sumpah prajurit atau Sapta Marga.


"Itu komitmen bagi anggota TNI, pangkat apa pun, laut, udara, dan darat bertumpu kepada Sapta Marga seorang prajurit. Itu merupakan bagian terpenting prajurit TNI kepada negara ini," jelas dia.

Wiranto pun menepis dugaan pidato Jokowi menyentil Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo yang belakangan kerapan membuat kebijakan yang dianggap kontroversi dan politis. Menurutnya, tak pantas presiden menyindir anak buahnya.

"Saya tidak melihat sindiran itu. Presiden kok nyindir, tidak mungkin," demikian Wiranto.[san]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya