Berita

Vladimir Putin/Net

Dunia

Putin: Hentikan Retorika, Mulai Dialog Dengan Korut

KAMIS, 05 OKTOBER 2017 | 16:45 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan bahwa upaya global untuk melucuti senjata Korea Utara mungkin saja bisa dilakukan, namun hasilnya tidak pasti.

"Bagaimanapun, mari kita berbicara langsung, bisakah seseorang melancarkan serangan melucuti global? Memang. Apakah akan mencapai targetnya? Tidak jelas karena tidak ada yang tahu pasti dimana," kata Putin saat berbicara di Forum Internasional Efisiensi Energi 2017 (Rabu, 4/10).

Ia menambahkan bahwa saat ini tidak ada informasi 100 persen soal objek Korea Utara karena negara tersebut tertutup.


Di sisi lain, kata Putin, retorika pemaksaan terhadap Pyongyang hanya memberi lebih banyak kekuatan kepada pemimpin Korea Utara.

Karena itulah ia mendesak agar semua pihak mendinginkan retorika dan mulai terlibat dalam dialog.

"Semua pihak harus meredakan retorika dan menemukan cara untuk dialog tatap muka antara Amerika Serikat dan Korea Utara, serta antara Korea Utara dan negara-negara di kawasan ini," katanya.

"Hanya ini yang bisa membantu menemukan keputusan yang seimbang dan masuk akal," tambah Putin.

Putin juga menggarisbawahi bahwa Rusia tidak bisa tinggal diam terhadap krisis Korea Utara. Pasalnya, Rusia memiliki perbatasan dengan Korea Utara.

"Kami memiliki perbatasan bersama dan kisaran pengujian nuklir Korea terletak 200 km dari perbatasan Rusia, "tambahnya seperti dimuat Russia Today.

Saat ketegangan di Semenanjung Korea berlangsung tinggi, Moskow dan Beijing secara konsisten meminta Washington dan Pyongyang untuk membuka jalan bagi perundingan langsung. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya