Berita

Van yang digunakan pelaku/BBC

Dunia

Diduga Pelaku Serangan Edmonton, Pengungsi Kelahiran Somalia Diamankan

SENIN, 02 OKTOBER 2017 | 12:39 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Seorang pengungsi kelahiran Somalia diamankan oleh kepolisian Kanada terkait dengan serangan yang terjadi di Edmonton, Alberta akhir pekan kemarin.

Pria 30 tahun yang tak disebutkan namanya itu diduga merupakan pelaku yang menusuk seorang polisi dan melukai empat pejalan kaki lainnya. Seluruh korban terluka, beruntung, tidak ada yang meninggal dunia.

Serangan itu terjadi pada Sabtu malam lalu di mana kendaraan seorang petugas keamanan yang tengah bertugas mengendalikan lalu lintas di tengah Liga Sepak Bola Kanada di luar Stadion Commonwealth Alberta ditabrak.


Dari mobil yang menabrak tersebut tiba-tiba keluar seorang pria yang langsung menikam petugas beberapa kali sebelum akhirnya melarikan diri dengan berlari.

Sesaat sebelum tengah malam, seorang pria yang mengendarai van sewaan ditarik ke sebuah pos pemeriksaan. Namanya di dokumen diduga sangat mirip dengan pelaku penyerangan yang dicari polisi.

Namun ia kemudian melarikan diri dengan membawa van tersebut dan dikejar oleh petugas. Empat pejalan kaki sempat diserang dalam kejadian tersebut.

Menurut penyiar CBC dan CTV, seperti dimuat ulang BBC, sebuah bendera milik kelompok militan ISIS ditemukan di dalam kendaraan yang menabrak petugas polisi.

Perdana Menteri Justin Trudeau menyebutnya sebagai "serangan teroris".

Sedangkan pejabat Edmonton mengatakan tersangka bisa menghadapi tuduhan teror dan pembunuhan. Mereka menambahkan bahwa dia diketahui polisi karena percaya pada ideologi ekstremis. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya