Berita

Setyo Wasisto/Net

Pertahanan

Sebelum Reformasi, Polri Pernah Gunakan RPG

KAMIS, 28 SEPTEMBER 2017 | 14:25 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Video yang memperlihatkan sekelompok pria berseragam seperti Polisi sedang berlatih menembak dengan senjata Pelontar Gramat Infantri (PGI) atau RPG ternyata sisa dokumentasi sewaktu Polri masih tergabung dalam ABRI.

Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Pol Setyo Wasisto menjelaskan video pria berseragam mirip polisi yang sedang berlatih menembak menggunakan PGI merupakan sisa-sisa dokumentasi sebelum reformasi. Kala itu, Polisi masih bergabung dengan ABRI, tentu saja latihannya mengggunakan senjata militer. Salah satunya PGI, senjata anti tank yang dipopulerkan oleh Uni Soviet.

Menurut Setyo, saat ini Polri sudah tidak lagi menggunakan senjata standart Militer tersebut karna berdasarkan aturan UU yang berlaku bagi Kepolisian. Setyo memastikan senjata sudah tidak dimiliki Polri.


"Sudah tidak punya kita, dan standartnya sudah tidak seperti itu kita sekarang" terang Setyo saat dihubungi wartawan, Kamis (28/9).

Terkait beredarnya video tersebut, Setyo menjelaskan pihaknya tidak mengetahui maksud dan kepentingan kemunculan video berdurasi satu menit itu. Setyo hanya memastikan latihan menggunakan PGI memang pernah dilakukan saat polri masih bagian dari ABRI.

"Saya dulu waktu letnan dua sampai mayor pegang (latihan) begitu juga" pungkas Jenderal bintang dua itu. [nes]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya