Berita

BIN-TNI/net

Pertahanan

Panglima Bersuara, Hanura Tak Yakin Ada Konflik Antara BIN Dan TNI

MINGGU, 24 SEPTEMBER 2017 | 00:31 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Suhu politik kembali hangat pasca Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo megeluarkan pernyataan keras dan tegas soal adanya satu institusi di luar militer yang memesan 5000 senjata serta mencatut nama Presiden Joko Widodo.

Ditengah kencangnya isu Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) yang memerintahkan Polri untuk membeli 5000 senjata, Panglima TNI bereaksi dengan mengatakan bahwa Polri tidak boleh memiliki senjata yang mampu menembak tank, pesawat dan kapal. Pernyataan Gatot ini menimbulkan kesan adanya konflik antara intelijen TNI dan intlelijen BIN.

Namun hal itu dibantah oleh anggota Komisi I DPR RI Arief Suditomo. Menurut dia, intelijen BIN dan TNI berada satu arah dalam satu komando.


"Tidak. TNI dan pihak Intelijen itu satu arah dibawah komando yang sama," kata politisi Hanura itu saat dihubungi, Sabtu (23/9).

Mantan pemimpin redaksi salah satu media nasional itu pun meminta semua pihak agar tidak berpolemik terkait pernyataan Panglima TNI tersebut.

"Beri mereka waktu, konsolidasi saja pasti selasai dan tidak perlu gaduh," ujarnya.

Menurutnya, hal tersebut merupakan momentum bagi semua institusi keamanan negara. Bukan malah sebaliknya, menunjukan kekuatan masing-masing untuk kepentingan tertentu.[san]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya