Berita

Pemusnahan telur terkontaminasi/BBC

Dunia

Telur Terkontaminasi Pengaruhi 15 Negara

SABTU, 12 AGUSTUS 2017 | 08:50 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Skandal telur asal Belgia dan Belanda yang terkontaminasi telah mempengaruhi 15 negara di dunia. Sebagian besar negara yang terpengaruh adalah anggota Uni Eropa, dan Hong Kong serta Swiss.

Menurut juru bicara Komisi Eropa Daniel Rosario, seperti dikabarkan BBC, negara-negara Uni Eropa yang telah menerima telur tersebut adalah Inggris, Swedia, Austria, Irlandia, Italia, Luksemburg, Polandia, Rumania, Slovenia, Slowakia dan Denmark. Swiss dan Hong Kong juga terpengaruh.

Kelima belas negara tersebut telah menerima telur yang terkontaminasi dengan insektisida fipronil, zat yang digunakan untuk membunuh kutu dan kutu pada hewan yang dilarang oleh  Uni Eropa untuk digunakan dalam industri makanan.


Diperkirakan bahwa zat tersebut digunakan untuk memerangi kutu di beberapa peternakan ayam. Sehingga memperngaruhi telur ayam petelur.

Insektisida dapat merusak ginjal, kelenjar hati dan kelenjar tiroid jika dikonsumsi dalam jumlah banyak.

Sebagian telur yang terkontaminasi berasal dari Belanda. Pasca skandal tersebut, sejumlah peternakan di Belanda, Belgia, Jerman dan Prancis ditutup setelah pihak berwenang mengkonfirmasi bahwa fipronil telah digunakan. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya